Selamat Datang & Terima kasih Kunjungannya, Kami Mangabarkan Selanjutnya Anda Menentukan, Menerima Pesanan & Info Registrasi Anggota Kirim ke gecor_raden@plasa.com

Saturday, 2 February 2013

Bila Mengalami Gagal Diet, Ini Penyebab Populernya

tujuh Diet sehat (Foto: Google)

DENGAN mengikuti rencana diet yang tepat, Anda akan mampu membuat tubuh Anda sehat dan ramping. Mengikuti kebiasaan diet mereka yang cenderung tidak masuk akan, Anda bisa mengalami gangguan kesehatan.
Menjalani program diet yang tepat dapat membantu Anda untuk tetap bugar dan sehat. Ada banyak kesalahan diet yang dilakukan dan justru membahayakan kesehatan tubuh Anda. Berikut ini adalah beberapa kesalahan diet yang harus di hindari agar Anda bisa mendapatkan tubuh sehat dan ramping tanpa gangguan kesehatan, demikian yang dilansir Quickeasyfit.

Menghindari lemak

Asam lemak dianggap salah satu nutrisi yang paling penting dalam tubuh manusia. Namun, jika konsumsi lemak sehat dalam tubuh Anda tidak cukup, maka bisa menjadi salah satu kesalahan diet serius yang pernah Anda buat. Jumlah yang tidak memadai dari lemak sehat dalam tubuh kita dapat mengakibatkan melemahnya otak dan mengurangi banyak fungsi lainnya bahkan ada kemungkinan pendarahan otak, kerusakan memori, atau memblokir deposisi pada pembuluh darah.
Kalsium dan vitamin D
Menghindari   kalsium dan vitamin D bisa menjadi salah satu kesalahan diet utama yang dapat menyebabkan penuaan. Polimerisasi kolagen adalah fungsi penting kalsium. Kolagen merupakan bagian integral dari jaringan ikat yang membantu mempertahankan fleksibilitas jaringan seperti kulit. Kalsium juga sangat penting untuk menjaga fungsi tulang. Sumber yang paling penting dari kalsium dan vitamin D adalah susu, telur, minyak, buah-buahan, sayuran, dll. Oleh karena itu, Anda harus menambahkan semua makanan ini ke dalam rencana diet Anda untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan cukup kalsium dan vitamin D untuk menjaga kesehatan tubuh.
Menghilangkan protein
Sumber utama energi bagi tubuh manusia adalah protein hewani. Seperti namanya, protein ini hanya bisa ditemukan dalam makanan yang berasal dari hewan. Namun, jika Anda tidak mendapatkan jumlah yang cukup protein hewani, Anda bisa mengalami kelelahan, yang disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Protein hewani juga memainkan bagian integral dalam mengatur metabolisme dan produksi energi yang sangat signifikan untuk mempertahankan sistem saraf yang sehat. (iOkezone)

Friday, 1 February 2013

Memahami Orang Kurus Waspada dengan Perubahan Fisiknya

BEST EYE CANDY

Orang kurus tak pernah membatasi kalori, yang hanya akan mengurangi kekuatan serta densitas tulang dan massa otot. Banyak perempuan merasa iri, mengapa ada perempuan yang terlihat sering makan banyak tetapi badannya tetap kurus. Mengapa mereka bisa langsing tanpa banyak usaha? Apakah tubuh mereka memang sudah "diprogram" supaya tetap langsing?

Sebagian penyebab tubuh perempuan yang cenderung langsing memang karena gen yang diwariskan orangtua.
“Kemungkinan 30 persen orang yang kurus adalah faktor genetik, dan sisanya adalah pengaruh lingkungan," papar James O. Hill, PhD, Direktur Center for Human Nutrition di University of Colorado Health Sciences Center, Denver.

Jika sejak kecil Anda dibiasakan berolahraga dan makan masakan rumahan yang sehat, kemungkinan besar Anda akan melanjutkan kebiasaan tersebut ketika dewasa. Kelak, Anda sendiri akan membesarkan anak dengan cara yang sama.
Meski begitu, banyak juga orang-orang kurus yang tetap waspada dengan berat badannya. "Banyak orang yang tampaknya kurus alami sudah melakukan strategi tersendiri untuk tetap dalam kondisi tersebut," tambah psikolog Stephen Gullo.

Mereka merasa tetap harus melakukannya, karena sebenarnya berat badan mereka juga bertambah. Ketika timbangan mereka merayap naik, atau pakaian mereka mulai terasa sempit, mereka segera mengambil tindakan. Biasanya, mereka langsung mulai mengurangi porsi makan, dan menghindari makanan enak yang dianggap sebagai pemicu penambahan berat badan. Bagi sebagian yang lain, olahraga juga menjadi jalan keluarnya.

Ketika perubahan berat badan segera diantisipasi, hanya dalam seminggu sampai 10 hari mereka sudah kembali ke bentuk badan semula.
Gullo mengungkapkan, memahami apa yang menyebabkan berat badan bertambah bisa membuat Anda menemukan cara untuk mencegahnya. "Orang yang kurus tahu mereka harus membatasi makanan tertentu yang memicu nafsu makan, atau membatasi jumlah atau frekuensi konsumsi makanan tersebut," ujar psikolog dari Columbia University Medical Center ini. "Atau, kalau mereka tidak mampu melakukannya, mereka akan menghindari makanan itu sama sekali."
Menurut Gullo, orang-orang langsing juga tahu bahwa stres, rasa sedih, marah, kesepian, dan berduka, bisa membuat mereka mencari kenyamanan dengan mengunyah makanan. Oleh karena itu, mereka langsung waspada terhadap berbagai comfort foods ketika suasana hati mereka sedang terganggu.

"Orang-orang kurus mengenali sindroma tersebut, dan tidak mengonsumsi makanan pemicu (penambahan berat badan) tersebut ketika hal itu terjadi," tukasnya.(KOMPAS.com)

Tuesday, 29 January 2013

Agar Ingin Kurus, Anda Butuh Latihan Lebih Keras daripada Pria

tujuh Susahnya jadi perempuan. Berat badan gampang naik, tapi nggak gampang menurunkannya. Bahkan menurut penelitian dari University of Missouri, perempuan harus melakukan lebih banyak upaya untuk mendapatkan hasil yang sama dengan para pria. Kalau pria bisa menurunkan berat badan hanya dari olahraga, Anda juga harus berdiet untuk mencapainya, demikian menurut penelitian yang dipublikasikan di jurnal Metabolism.

Para peneliti meminta 75 pria dan wanita obesitas untuk mengikuti program kebugaran berupa latihan kardio selama 16 minggu. Semua responden bekerja dengan effort sebesar 65 persen, yang dilakukan sesuai kemampuan individu masing-masing.

Terlihat, meskipun setiap orang berlatih pada kecepatan yang relatif sama, para pria lebih mudah menurunkan berat badan dan mendapat manfaat kesehatan yang lebih banyak daripada wanita. Sementara, setelah periode 16 minggu para responden wanita tidak mengalami perbaikan seperti yang dialami responden pria.
"Hal ini menambahkan bukti-bukti yang terus berkembang bahwa pria dan wanita merespons latihan dalam cara yang berbeda," ujar Dr Chris Easton, pengajar psikologi latihan klinis di University of West Scotland. "Salah satu alasan utamanya adalah komposisi tubuh, di mana pria memiliki proporsi otot yang lebih tinggi daripada wanita. Dan, otot memiliki tingkat metabolis yang lebih tinggi daripada lemak."

Anda perlu memahami fakta-fakta anatomis ini, dan sebaiknya tak usah "cemburu" dengan kesuksesan pria menurunkan berat badan. Sebab, saat sedang tidur pun pria membakar lebih banyak kalori daripada wanita. Nah, untuk mengimbangi hal tersebut, Anda harus benar-benar menata pola makan dan latihan agar mencapai berat badan yang Anda inginkan.(KOMPAS.com)

Monday, 28 January 2013

Terbukti Bila Diet Mediterania Tak Mampu Usir Dementia

tujuh Banyak penelitian menunjukkan manfaat diet Mediterania. Diet yang terinspirasi kebiasaan makan tradisional di Italia, Spanyol, dan Yunani ini disebut-sebut baik untuk mencegah dementia. Namun, hal ini dibantah oleh sebuah riset terbaru.

Aspek penting dari diet Mediterania adalah tingginya konsumsi minyak zaitun, legume, sereal utuh, buah, dan sayur. Pola makan ini juga melibatkan konsumsi keju, yogurt, ikan, dan wine dalam jumlah sedang, serta sedikit konsumsi daging.

Karena itulah, diet Mediterania dikatakan dapat mencegah penyakit jantung dan kanker. Konon, jenis diet ini dapat memperpanjang usia. Adapula beberapa studi yang menyebutkan bahwa diet Mediterania baik untuk otak dan mampu mencegah Alzheimer.
Sebagian peneliti yakin, karena pola makan ini rendah lemak jenuh, diet Mediterania dapat mencegah tersumbatnya pembuluh yang menyalurkan darah ke otak. Namun, ahli dari Sorbonne University mengatakan bahwa tak ada bukti bahwa diet Mediterania berhubungan dengan meningkatnya konsentrasi pada lansia maupun pencegahan dementia.

Peneliti menelusuri pola makan dari 3.000 orang paruh baya selama lebih dari satu dasawarsa. Mereka membagi para partisipan menjadi tiga kelompok, tergantung seberapa ketat diet 'Mediterania' mereka. Ketika peserta studi berusia 65 tahun ke atas, mereka menjalani enam tes konsentrasi dan memori.
Studi yang dimuat di American Journal of Clinical Nutrition ini tak menemukan perbedaan skor antara ketiga grup tersebut. "Menerapkan diet Mediterania pada usia paruh baya tak berkaitan dengan kinerja kognitif secara menyeluruh [kekuatan otak yang dinilai 13 tahun kemudian]," ujar kepala penelitian, Emmanuelle Kesse-Guyot, seperti dilansir Daily Mail (26/01/13).
Peneliti menambahkan bahwa studi terbaru dari ilmuwan lain juga gagal menemukan keterkaitan tersebut. Tahun lalu, Foundation for Public Health menemukan bahwa wanita berusia di atas 65 tahun yang menerapkan diet Mediterania tak mengerjakan uji memori dengan lebih baik.
(detikFood)

Friday, 25 January 2013

Sudah Terbukti Konsumsi Buah dan Sayur Bikin Orang Lebih Bersemangat!

tujuh Para pecinta daging, masih tak bernafsu menyantap buah dan sayur? Jika bukti-bukti ilmiah yang sudah ada masih kurang meyakinkan bagi Anda, mungkin hasil penelitian yang satu ini bisa membuat Anda tertarik menyantap buah dan sayur. Ternyata, konsumsi keduanya bisa membuat Anda lebih bersemangat!

Peneliti dari departemen psikologi University of Otago, Selandia Baru, meminta 281 anak muda untuk mengisi online food diary selama 21 hari. Di akhir masa percobaan, mereka yang banyak mengonsumsi sayur dan buah merasa lebih tenang, bahagia, dan bersemangat daripada biasanya. Sementara itu, mereka yang menyantap junk food dilaporkan tak mengalami perubahan mood.

"Setelah menganalisis lebih jauh, kami menemukan bahwa anak muda perlu mengonsumsi sekitar total 7-8 porsi buah dan sayur per hari agar perubahan positifnya terlihat," ujar kepala penelitian Dr. Tamlin Conner. Menurut situs Daily Mail (24/01/13), satu porsi buah dan sayur kira-kira berukuran setengah cup atau muat di telapak tangan.
Lantas, mana yang lebih dulu terjadi antara munculnya perasaan positif dan mengonsumsi makanan sehat? Untuk mengetahui jawabannya, Dr. Conner dan timnya melakukan analisis tambahan. Mereka menemukan bahwa konsumsi buah dan sayur diramalkan akan meningkatkan mood positif keesokan harinya. Artinya, makanan sehatlah yang bisa memperbaiki mood.
Meski studi ini memperlihatkan hubungan yang menjanjikan antara makanan sehat dan mood baik, diperlukan penelitian lebih lanjut. "Misalnya

pengembangan percobaan kontrol random untuk mengevaluasi pengaruh tingginya asupan buah dan sayur terhadap mood dan kesehatan," lanjut Conner.
Studi yang dimuat di British Journal of Health Psychology ini mirip dengan hasil penelitian sebelumnya. Dikatakan bahwa konsumsi buah dan sayur bisa menimbulkan optimisme.
(DtkF)

Thursday, 24 January 2013

Agar Menjadi Langsing, Utamakan Kombinasi Makanan

tujuhSebenarnya, kesadaran masyarakat Indonesia untuk makan sehat sudah mulai terbangun. Hasil riset Unilever Food Solutions yang dikemas dalam laporan berjudul "World Menu Report: Seductive Nutrition" menunjukkan bahwa sebanyak 80 persen konsumen Indonesia menginginkan pilihan menu yang lebih menyehatkan.

Sayangnya, para responden juga mengatakan bahwa makan yang lebih menyehatkan biasanya lebih mahal (58 persen), kurang menggugah selera (47 persen), dan tidak mengenyangkan (45 persen). Inginnya, makanan yang sehat juga mencakup beberapa kriteria lain: porsinya cukup, rasanya enak, bahkan namanya pun harus mengundang selera.

Karena berbagai kesulitan tersebut, akhirnya konsumen kembali ke kebiasaan lamanya: jajan di luar tanpa memikirkan dampak kesehatannya.

"Istilah 'you are what you eat' itu makin lama makin betul. Karena itu, think before you eat karena ada dampak yang akan terjadi sesudahnya. Kalau saja kita tahu bahwa apa yang kita lakukan bertahun-tahun ternyata ada dampaknya bagi kesehatan," papar Emilia E. Achmadi MS, pakar pangan dan nutrisi, saat bincang-bincang di Gedung Annex Menara Duta, Kuningan, Jakarta, Rabu (23/1/2013) lalu.
Menurut Emilia, hal yang paling menjadi kepedulian masyarakat adalah soal berat badan. Kebanyakan orang suka makan tetapi tidak ingin menjadi gemuk. Kadang-kadang mereka merasa iri mengapa ada orang yang makannya banyak, tapi badannya tetap kurus. Padahal, tubuh kurus bukan berarti sehat. Pemilik tubuh kurus juga rentan terserang berbagai penyakit seperti serangan jantung, diabetes, gagal ginjal, atau rematik.

Masih banyak anggapan keliru yang terjadi pada masyarakat. "Banyak orang mengira kalau terkena diabetes itu (penyakitnya) diabetes saja. Padahal, tiap penyakit itu berhubungan," lanjuta Emilia. Misalnya, ketika obesitas kemungkinan besar kita akan mengalami diabetes. Diabetes yang tidak segera ditangani akan mengakibatkan gagal ginjal, amputasi, atau kebutaan. Selain itu juga stroke, serangan jantung, kanker, dan lain sebagainya.
Untuk mengontrol pola makan, menurut ahli nutrisi dari komunitas Sehati ini, kuncinya bukan mengeliminasi makanan. Anda hanya perlu tahu kapan dan bagaimana mengombinasikan makanan.
"Ketika makan steak, pilih dulu cut-nya, karena konten lemak tiap cut berbeda. Tenderloin, sirloin, atau rib-eye? Lalu,cut-nya jangan minta yang 350 gram. Untuk orang dewasa, 150 gram sudah cukup," ujar Emilia. Anda juga tak perlu menambahkan mentega di atas daging steak-nya. "Kalau pagi sudah makan nasi, coba kentangnya dihilangkan. Pilih sayur saja untuk pendampingnya."
Hal yang sama ketika Anda ingin mengonsumsi pasta. Antara pasta dengan saus carbonara, bolognaise, atau aglio olio, manakah yang kalorinya paling sedikit? Anda mungkin akan mengira pasta aglio olio, yang menggunakan minyak zaitun. Ternyata tidak.

"Yang paling sedikit kalorinya itu saus bolognaise, sekitar 350-400 kalori. Kalau aglio olio tetap tergantung berapa banyak minyak yang digunakan, dan itu bisa 600 kalori. Seporsi pasta carbonara bisa 1200 kalori. Kalau tetap ingin makan, boleh saja. Tapi makannya sharing saja, dan porsinya ditahan sedikit," paparnya.
Di atas itu semua, Emilia menegaskan bahwa kita tetap menyeimbangkan antara energi yang masuk dan energi yang keluar. Dengan demikian, jangan malas untuk bergerak, alias olahraga. "Variasi (makanan), balance (gizinya), dan aktivitas fisik, itu yang penting," tegasnya.(KOMPAS.com)

Sunday, 20 January 2013

Inilah Efek Olahraga Sehabis Makan Lemak

THE DAILY MAIL -Setelah makan makanan tinggi lemak, Anda dapat berolahraga untuk mengurangi efek buruknya.  Anda masih sulit menghilangkan makanan tinggi lemak dalam diet Anda? Sebuah penelitian kecil di Jepang ini mungkin dapat memberikan solusi. Penelitian itu mengatakan bahwa olahraga setelah menyantap makanan yang tinggi lemak mungkin dapat mengurangi efek buruknya bagi tubuh Anda.

Studi menunjukkan bahwa berjalan kaki dan melakukan latihan ringan satu jam setelah mengonsumsi makanan tinggi lemak dapat membantu mengurangi lonjakan trigliserida, jenis lemak dalam darah yang biasanya naik setelah mengonsumsi makanan jenis ini.
Terlebih lagi, berolahraga setelah makan berefek lebih baik dalam mengurangi peningkatan kadar trigliserida daripada berolahraga sebelum makan. Sebagai catatan, tingginya kadar trigliserida dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.
Namun, karena penelitian ini masih dilakukan dalam skala kecil, studi lebih lanjut diperlukan untuk mengetahui apakah temuan ini berlaku untuk masyarakat umum. Pasalnya, masih ada penelitian lain yang tak sejalan dengan hasil studi ini.

Dalam studi ini, para peneliti mengukur kadar trigliserida pada 10 laki-laki dan perempuan setelah mereka menyantap makanan berlemak (sekitar 38 persen lemak). Selama dua hari, mereka diminta untuk melakukan olahraga, satu hari sebelum makan dan satu hari setelah makan. Pada hari ketiga mereka tidak berolahraga setelah makan.
Setiap hari, para peneliti melakukan pengukuran terhadap kadar trigliserida mereka. Ternyata olahraga setelah makan menunjukkan hasil yang paling baik dalam menurunkan kadarnya. Terjadi 25 persen pengurangan kadar trigliserida daripada tidak melakukan olahraga.

Para peneliti mengatakan, lonjakan kadar trigliserida yang paling tinggi adalah setelah makan sehingga olahraga setelah makan mungkin dapat menghambat lonjakan ini. Olahraga, dikatakan mereka, dapat mempercepat tingkat di mana tubuh menggunakan lemak sehingga menurunkan kadar trigliserida.
Kadar trigliserida umumnya akan turun beberapa waktu setelah makan. Namun, bahkan kenaikan sementara kadar trigliserida setelah makan makanan tinggi lemak dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, kata para peneliti.
"Mungkin ada alasan yang baik untuk berjalan-jalan setelah makan besar," kata William Kraus, seorang profesor kedokteran di Duke University School of Medicine, yang tidak terlibat dalam penelitian.
Studi dilakukan oleh para peneliti di Kyoto Prefectural University, yang diterbitkan dalam edisi Februari jurnal Medicine & Science in Sports & Exercise.(KOMPAS.com)

 

Thursday, 10 January 2013

Inilah 4 Penyebab Pekerjaan Bikin Tubuh Gemuk

shutterstock - Sering kerja lembur atau pekerjaan yang membuat stres ternyata bisa membuat badan lebih cepat melar. Ketahui empat faktor lain dari pekerjaan Anda yang bisa membuat Anda mengalami lonjakan berat badan.

1. Sering makan siang di luar
Menjamu klien atau melakukan deal bisnis kini semakin sering dilakukan sambil makan siang di restoran. Namun berhati-hatilah karena hal itu bisa mengganggu program diet Anda. Apalagi jika menunya lengkap dan dalam porsi besar. Padahal Anda tak ingin dianggap tidak sopan di depan klien karena hanya memesan minuman atau snack saja.
Siasati dengan menghindari menu yang digoreng dan hanya memilih menu yang dibakar atau kukus.

2. Terjebak kemacetan
Menghabiskan waktu berjam-jam saat berangkat dan pulang kantor kini dianggap sebagai hal yang normal. Terjebak kemacetan bukan cuma membuat kita lelah, stres, dan lekas marah, tapi juga mengurangi waktu yang berharga untuk berolahraga.
Siasati dengan meluangkan waktu untuk berjalan. Jika Anda memakai kendaraan umum, berhentilah satu halte lebih awal lalu berjalanlah menuju gedung kantor Anda. Bila Anda membawa kendaraan sendiri parkirlah agak jauh sehingga Anda punya waktu untuk berjalan kaki.

3. Kerja lembur
Mereka yang sering bekerja lembur cenderung memiliki stres level lebih tinggi dibanding karyawan yang pulang tepat waktu. Selain itu, kerja lembur juga membuat jam makan bergeser sehingga pola makan menjadi kacau. Berkurangnya waktu tidur juga membuat keinginan ngemil meningkat. Tak heran jika berat badan terus melonjak.

4. Banyak duduk
"Penyakit terlalu banyak duduk" adalah hal yang serius karena tak cuma terkait dengan berat badan tapi juga penyakit kardiovaskular, diabetes, dan kematian dini. Jika jari Anda adalah satu-satunya bagian tubuh yang konsisten bergerak di jam kerja, ini saatnya membuat perubahan.
Perbanyak hal yang membuat Anda lebih sering bergerak, misalnya alih-alih menelepon rekan kerja di divisi lain, berjalanlah ke mejanya, atau lakukan meeting singkat sambil berdiri. Ambilah jeda setiap dua jam untuk berjalan-jalan atau melemaskan otot.(Kompas.com)

Sunday, 6 January 2013

Agar Bisa Langsing, Batasi Makan Pukul 09.00-17.00 Saja

THE DAILY MAIL - Menurut buku The 8-Hour Diet, orang bisa menurunkan berat badan dengan makan apa saja, selama dilakukan antara pukul 09.00-17.00 saja.

Diet dengan cara mengonsumsi makanan dalam porsi yang kecil terbukti efektif, namun bila Anda ingin mencoba cara lain, simak tuturan David Zinczenko dan Peter Moore dalam buku mereka, The 8-Hour Diet: Watch the Pounds Disappear Without Watching What You Eat!. Dalam bukunya, penulis menyatakan bahwa kita bisa menurunkan berat badan dengan makan apa saja, asal dilakukan dalam periode delapan jam saja.

Zinczenko dan Moore juga mengatakan bahwa begadang dan makan sekitar tengah malam dalam kurun 24 jam adalah penyebab tingginya kasus diabetes dan obesitas. "Tubuh kita tidak dapat memproses makanan yang kita makan larut malam, dan kalori tersebut akan berakhir di tempat yang tidak kita inginkan, yaitu sekitar perut dan bokong," demikian antara lain gagasan kedua penulis tersebut.
Idealnya, kita makan dalam periode delapan jam, entah pukul 09.00 sampai 17.00, atau pukul 11.00 sampai 19.00. Pembatasan ini merupakan sebuah cara memperpanjang periode antara waktu ngemil yang terakhir dan sarapan (esok harinya), sehingga tubuh punya waktu untuk membakar simpanan lemak untuk energi yang dibutuhkan. Jika kita berpegang pada aturan tersebut, menurut Zinczenko, kita bisa menurunkan sekitar 5 kg dalam seminggu, atau 10 kg dalam enam minggu.

Teori para penulis, munculnya cahaya buatan akan menyebabkan perpanjang buatan dari waktu makan kita. Ritme sirkadian kita mempunyai sinyal berhenti (makan) secara alami, dan kita berpegang pada sinyal tersebut hampir setiap hari. Jeda makan kita yang diperpanjang akan menyebabkan sistem pencernaan kita terganggu, dan mengacaukan hormon-hormon dan enzim yang mengaturnya.
Buku tersebut juga mengutip pernyataan Dr Satchidananda Panda dari Salk Institute for Biological Studies di La Jolla, California. Hipotesisnya, begadang dan makan larut malam bisa jadi penyebab diabetes dan munculnya masalah berat badan.

"Hanya dengan membatasi asupan makanan selama delapan jam akan memberikan Anda semua manfaat, tanpa khawatir mengenai asupan makanannya," paparnya.
Menurutnya, membatasi periode makan membuat tubuh kita membakar lebih banyak kalori sepanjang hari, sekaligus mencegah penyakit seperti diabetes, jantung, dan ginjal. Sebaliknya, semakin lama kita makan, semakin melambat metabolisme kita.

Sumber: The Daily Mail/KOMPAS.com

Thursday, 3 January 2013

Inilah 10 Kiat Antimalas Olahraga

shutterstock - Walau sudah diawali oleh niat yang kuat namun tetap saja ada hari-hari di mana rasa malas mengalahkan motivasi untuk berolahraga. Tetapi banyak juga orang yang meski bukan atlet namun mampu berolahraga secara rutin, bahkan lebih rutin daripada kebiasaan menyikat gigi. Apa rahasianya?

Tim peneliti telah mempelajari orang-orang yang berhasil melakukan olahraga rutin selama hampir 13 tahun. Mereka ditanyai tentang bagaimana mereka mampu menjaga motivasi mereka. Alasan yang sekaligus menjadi motivasi mereka untuk melakukan olahraga rutin sebenarnya sederhana, antara lain: demi kesehatan, energi, kesenangan berolahraga, prioritas olahraga, tidur lebih baik, perasaan waspada, perasaan rileks, manajemen berat badan, dan penampilan fisik.

Lalu bagaimana agar niat berolahraga rutin tidak menguap di tengah jalan? Inilah 10 hal yang dapat dilakukan:

1. Lakukan aktivitas yang bervariasi. Tidak perlu ada aturan kegiatan yang Anda lakukan untuk berolahraga, seperti harus pergi ke gym atau membeli alat-alat olahraga tertentu. Aktivitas yang bervariasi seperti berjalan, berlari, tenis, bersepeda, kelas aerobik akan membuat olahraga tidak membosankan.

2. Carilah teman berolahraga. Sudah banyak yang menyatakan bahwa olahraga akan terasa lebih menyenangkan dan termovitasi bila ada teman yang juga berkomitmen sama. Maka carilah teman yang dapat menjadi partner berolahraga Anda.

3. Buatlah olahraga sebagai prioritas. Tidak ada kata negosiasi meskipun sesibuk apapun Anda. Ada baiknya lingkungan keluarga, teman, dan orang terdekat lain pun ikut mendukung niat baik ini sehingga mereka tidak akan “mengganggu” jadwal latihan Anda.

4. Lakukan olahraga lebih pagi. Seringkali jika Anda memutuskan untuk berolahraga sore hari setelah bekerja akan mengurangi waktu untuk berkumpul bersama keluarga. Maka ada baiknya Anda melakukan olahraga di pagi hari. Selain itu olahraga di pagi hari dipercaya akan menambah energi sepanjang hari.

5. Sebagai alternatif, olahragalah saat pulang dari bekerja. Selain di pagi hari, inilah waktu yang juga baik untuk berolahraga. Bawalah peralatan olahraga saat berangkat bekerja sehingga Anda tidak “tergoda” untuk bersantai dulu di rumah setelah pulang kerja.

6. Tetap berolahraga meskipun capek bekerja. Jangan jadikan capek bekerja sebagai alasan untuk tidak berolahraga. Karena olahraga justru akan membuat badan segar.

7. Catat aktivitas olahraga Anda. Ada baiknya Anda memiliki catatan tentang lama Anda berolahraga, sejauh mana sudah berjalan atau bersepeda, berat badan Anda, atau apapun yang berhubungan dengan olahraga Anda secara rutin. Ini membuat target Anda (ketika berat badan ideal jadi tujuan Anda) menjadi lebih cepat tercapai.

8. Berikan tanda olahraga Anda sudah membuat progres. Tanda yang bisa Anda cermati antara lain: pakaian lama Anda cukup kembali, tidur malam lebih berkualitas, berpikir lebih jernih, lebih berenergi, denyut jantung lebih santai, dan lain-lain.

9. Berjalanlah. Berjalan adalah jenis latihan yang baik. Ada baiknya pula Anda mencatat langkah atau jarak yang telah ditempuh selama berjalan dalam sehari. Jika menurunkan berat badan adalah tujuan, maka minimal Anda harus berjalan 10.000 langkah perhari.

10. Berikan penghargaan pada diri Anda. Sudahkah Anda berikan penghargaan apabila Anda sudah berhasil memakai kembali celana jins lama? Berikanlah penghargaan kecil seperti pergi ke tempat yang disenangi atau beli sepatu baru. Penghargaan ini akan membuat Anda lebih termotivasi. (Kompas.com)

Wednesday, 2 January 2013

Akan Lebih Cantik & Bugar dengan Rajin Olahraga Pagi dan Jaga Makan

tujuh Meski kesibukan pekerjaan menggunung, namun Dessy tidak ingin terlihat lesu dan kehilangan pesonanya. Maka itu pada 2013 Dessy memiliki resolusi sehat ingin tampil cantik dan bugar. Nah, cara yang dilakukannya adalah dengan konsisten olahraga pagi dan menjaga pola makannya. "Saya ingin lebih sehat, cantik, bugar, dan fresh," ujar Dessy, Rabu (2/1/2013). Dia juga ingin tetap bugar dan cantik sehingga bisa menyelesaikan tanggung jawabnya sehari-hari di tempat kerja dengan lebih baik.

"Untuk itu berat badan juga harus turun beberapa kilogram," imbuh perempuan yang berkecimpung di dunia media massa ini. Dessy sebenarnya ingin bergabung dengan kelas-kelas olahraga seperti yoga atau aerobik. Sayang, kesibukan di kantor yang terkadang hingga larut malam tidak bisa membuatnya leluasa mengikuti kegiatan olahraga yang berlangsung jauh dari tempat tinggalnya. Karena itulah Dessy memilih olahraga sendiri. Setidaknya 3-4 kali dalam sepekan, dia selalu mengupayakan jogging selama 20-40 menit.

Sebenarnya menjelang pergantian tahun, Dessy juga sudah kerap melakukan jogging di pagi hari. Hasilnya, dia merasa lebih segar dan tidak gampang sakit.
"Daya tahan tubuh makin bagus," imbuh perempuan berkacamata ini. Nah, bagi Dessy olahraga teratur saja tidak cukup tanpa dibarengi upaya untuk menjaga pola makan. Maka itu saat makan, dia mengganti beras putih dengan beras merah. Beras merah diyakini lebih rendah kalorinya dibanding beras putih.
"Pagi hari saya konsumsi buah dan air perasan jeruk nipis," terang Dessy.

Dessy tidak tega membiarkan tubuhnya berlama-lama lapar. Saat lapar mulai terasa pukul 11.00 WIB, dia akan mengambil sebutir apel atau pear. Setelah itu, dia akan makan siang dengan porsi karbohidrat lebih sedikit ketimbang protein maupun vitamin. "Pasca makan kalau lapar makan buah," tambah alumnus sebuah perguruan tinggi di Yogyakarta ini. Upaya menjaga pola makan demi menurunkan berat badan dilakukannya dengan berbekal artikel-artikel dari blog pengalaman diet dan panduan diet yang didapatnya melalui email.

"Tidak mudah untuk konsisten, tapi harus dicoba. Tantangan terbesar itu rasa malas dan godaan untuk makan makanan enak seperti makan makan daging," ucap Dessy yang ingin menurunkan berat badan 5 kg pada tahun ini.
Kalau Anda, apa resolusi sehat Anda di 2013?(DtkH)

Tuesday, 1 January 2013

Bila Ingin Hidup Sehat di Tahun 2013 ? Ubah Gaya Hidup Anda!

SHUTTERSTOCK- Gaya hidup akan menentukan kondisi fisik kita, dan kesehatan kita secara menyeluruh. Gaya hidup yang kita pilih sebelumnya, atau sekarang akan mempengaruhi sehat-tidaknya kita kini.

Bahkan di hari tua kita. Sebagian besar penyakit yang diderita di era sekarang ini berkaitan dengan gaya hidup, terutama diet kita. Kita tidak begitu saja tiba-tiba menderita diabetes mellitus (DM), hipertensi, stroke, atau serangan jantung. Gaya hidup yang kita pilihlah yang menyebabkan kita mengidapnya saat ini.

Lalu, disamping gaya hidup, yang sering dpertanyakan adalah pengaruh faktor genetik. Yang selama ini menjadi alasan pembenaran bagi sebagian kita sebagai penyebab sakitnya kita. Pengalaman saya dengan banyak pasien menunjukkan begitu. Banyak pasien beranggapan bila orang tua, kakek, nenek, saudara menderita DM, kemudian dia DM juga, apa boleh buat, terima saja, sudah nasib.

Memang benar, ada beberapa panyakit yang terkait dengan faktor genetik, yang tidak dapat dimodifikasi. Tetapi, pada sebagian besar penyakit itu disebabkan oleh  gaya hidup, dan diet yang kita pilih. Karenanya, ada yang mengumpamakan faktor genetik itu sebagai sebuah lilin, tidak akan menyala bila tidak ada pemantiknya. Dan, pemantiknya itu adalah gaya hidup kita sendiri, yang menyebabkan penyakit itu mekar dalam tubuh Anda.

Sehubungan dengan itu, di awal tahun 2013 ini adalah kesempatan bagi kita merenungkan kembali apakah gaya hidup kita selama ini telah mendukung harapan kita agar tetap sehat, atau kalau kita dalam keadaan sakit, bagaimana bisa pulih kembali. Sebagai contoh sederhana, Anda sekarang menderita DM. DM itu, penyebab pastinya tidak diketahui, tetapi faktor risikonya seperti kegemukan,sedentary life, pola makan yang tidak sehat bertanggungjawab terhadap timbulnya diabetes ini. Anda ketahui bahwa, semua faktor risiko itu terkait dengan gaya hidup Anda - faktor genetik juga berperan, tetapi Anda tidak dapat mengintervensinya.

Jadi, Anda menderita DM sekarang ini sebagian besar ditentukan oleh gaya hidup yang Anda jalani selama ini.  Lalu, bila gaya hidup Anda sama saja dengan sebelumnya, ya,  Anda akan tetap saja seperti sekarang. Harapan Anda untuk lebih baik di masa yang akan datang, tidak mungkin. Bahkan, seiring dengan berjalannya penyakit, bertambahnya usia Anda, DM Anda dapat semakin memburuk, komplikasinya tinggal menunggu waktu.

Mengubah gaya hidup, perilaku  yang selama ini sudah menjadi kebiasaan kita memang sulit. Kebanyakan pasien saya lihat kadang-kadang  setelah mengalami komplikasi yang berat dari suatu penyakit baru sadar. Setelah kaki diamputasi karena komplikasi diabetes baru mau diet. Setelah didiagnosis menderita Kanker paru pada seorang perokok baru mau berhenti. Istilah saya, baru sadar setelah keningnya membentur tembok. Walaupun demikian, di antara yang sulit berubah itu, jutaan lain ternyata bisa. Jutaan penikmat rokok dapat berhenti, jutaan penyandang DM dapat memilih gaya hidup yang lebih sehat. Kuncinya saya kira adalah motivasi, kemauan, dan kesadaran yang kuat.

Oleh sebab itu, kalau Anda ingin lebih sehat di Tahun 2013 ini, ubahlah gaya hidup Anda. Kalau gaya hidup dan pola makan Anda dapat membuat Anda sakit, sebaliknya gaya hidup dan pola makan itu juga dapat menjadikan Anda sehat. Perubahan kecil yang Anda lakukan seperti menambahkan sedikit sayuran ke dalam piring Anda, memperkecil sedikit takaran piring Anda, mengurangi jumlah puntung rokok Anda, memeperbanyak langkah Anda, menghiasi wajah Anda dengan banyak senyum, InsyaAllah sehat itu Akan menjadi bagian dari kehidupan Anda. Amin!(KOMPAS.com)

Wednesday, 26 December 2012

Ini Cara Diet yang Benar dan Tepat Untuk Remaja

tujuh Tak jarang banyak remaja yang terobsesi ingin punya tubuh langsing tapi dengan cara yang salah, padahal mereka masih dalam tahap pertumbuhan. Untuk itu perhatikan cara-cara diet yang benar bagi remaja.

Remaja perlu banyak energi dan stamina agar bisa membuatnya tetap aktif berkegiatan. Tapi sayangnya makin banyak remaja yang obesitas akibat kurang makan sehat dan aktivitas fisik.

Kebanyakan dari mereka ingin menurunkan berat badan dengan cepat melalui diet ketat dan latihan keras, hal ini tentu dapat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Berikut tips menurunkan berat badan yang tepat untuk remaja, seperti dikutip dari Indiavision, Rabu (19/12/2012) yaitu:

1. Mengontrol kebiasaan
Remaja seringkali melupakan kebiasaan baik dan menggantinya dengan pola baru yang dianggap bisa menurunkan berat badan, seperti melewatkan makan, konsumsi minuman olahraga, membiarkan tubuh puasa untuk waktu lama dan terlalu keras berolahraga.
Untuk itu orang tua perlu mengontrol kebiasaan yang dilakukan remajanya dengan memastikan konsumsi makanan yang cukup secara berkala, minum air putih yang banyak dan hindari minuman manis, soda atau cemilan tak sehat lainnya.
2. Biasakan membaca label makanan
Remaja dapat mengontrol asupan kalori dengan kebiasaan sederhana yaitu membaca label makanan, sehingga menghindari makanan yang berisi kalori kosong tanpa nutrisi. Para ahli kesehatan mengatakan remaja harus mengonsumsi sekitar 2.000 kalori per hari, serta hindari makanan yang dipanggang, digoreng dan susu full cream saat diet.
3. Minum air yang cukup
Air putih adalah cairan yang harus dikonsumsi dengan cukup agar tubuh bisa bekerja optimal. Selain itu minum air putih yang cukup turut membantu mengeluarkan semua racun dari tubuh dan meningkatkan laju metabolisme. Pada akhirnya, metabolisme yang meningkatkan ini ikut membantu proses penurunan berat badan.
4. Jangan lupakan sarapan
Sarapan adalah bagian penting karena meningkatkan laju metabolisme dan membuat seseorang tetap aktif sepanjang hari. Studi menunjukkan orang yang sarapan akan lebih banyak menurunkan berat badan ketimbang yang tidak. Cobalah mengonsumsi serat dan protein, seperti sereal, susu, telur dan sandwich dengan roti gandum.
5. Mengontrol porsi makan
Langkah terakhir untuk mewujudkan makan sehat adalah mengontrol porsi makannya, karena mengontrol porsi makan juga turut membatasi asupan kalori yang masuk sehingga tidak berlebih dan menumpuk jadi lemak.
6. Biasakan makan di rumah
Remaja cenderung lebih suka makan di luar yang meningkatkan kemungkinan asupan kalori lebih banyak. Jadi cobalah lebih sering makan di rumah dan membatasi makan di luar sehingga asupan kalori terkontrol, lalu lihat perbedaannya dalam beberapa hari.
7. Olahraga
Para ahli menyarankan lakukan aktivitas fisik selama 1 jam sehari-hari cukup membantu remaja mencapai berat badan yang diinginkannya. Olahraga yang bisa dilakukan antara lain berenang, menari, sepeda, berjalan atau lari.
Sebaiknya pilihlah olahraga atau aktivitas yang disukai, serta tak ada salahnya menggabungkan 2 kegiatan atau lebih dan mengubahnya setiap minggu agar tidak monoton. Carilah cara untuk menjadi aktif dan bergerak selalu, misalnya menari bersama teman-teman atau membersihkan kamar sesekali.(detikHealth)

Friday, 21 December 2012

Membakar Lemak di Tubuh Lebih Banyak dengan Berjalan Mundur

tujuh Jika Anda telah berusaha keras membakar lemak dengan cara berolahraga tetapi tidak ada hasilnya juga, cobalah untuk melakukan perubahan kecil dalam olahraga seperti berjalan mundur. Berjalan mundur dapat menjadi alternatif latihan karena mampu membakar kalori hingga 2 kali lipat.

Berjalan mundur menawarkan banyak manfaat bagi kesehatan, misalnya membantu seseorang memulihkan diri dari cedera umum, mengembalikan keseimbangan, dan juga membakar kalori hingga 2 kali lipat dibanding berjalan maju.
Para peneliti telah melakukan sebuah studi terhadap sekelompok pelari dan menemukan bahwa ketika seseorang berlari ke depan, kaki bagian belakang akan menghentak tanah dan saat kaki diangkat dari tanah, tumpuan beban tubuh berguling ke bola kaki.

Di sisi lain, ketika seseorang berjalan mundur akan timbul efek sebaliknya, kaki bagian depan yang menghentak tanah dan seterusnya. Hal ini berarti otot yang digunakan untuk berjalan maju dan mundur berbeda. Berjalan mundur membutuhkan energi 30 persen lebih banyak dari yang dibutuhkan untuk berjalan maju.

Berjalan mundur juga bagus untuk orang yang bermasalah dengan lututnya, karena dapat mengurangi beban pada lutut yang selama ini selalu menjadi tumpuan. Hal ini juga dapat membakar kalori dua kali lipat dibandingkan dengan berjalan maju pada kecepatan yang sama, seperti dilansir Medical Daily, Sabtu (22/12/2012).
Satu studi menemukan bahwa perempuan yang berlari-lari dengan arah mundur selama 15 sampai 45 menit sebanyak 3 kali seminggu selama 6 minggu akan kehilangan 2,5 persen dari berat badannya.
Berjalan mundur juga dapat membantu meningkatkan keseimbangan. Penelitian telah menunjukkan bahwa berjalan mundur dapat membantu pasien penyakit Parkinson mendapatkan keseimbangannya kembali.

Namun, berjalan mundur juga memiliki kekurangan karena dapat menyebabkan kelelahan otot. Sehingga para ahli menyarankan untuk melakukan latihan ini secara bertahap ke dalam latihan rutin Anda. Sehingga Anda dapat melakukan latihan berjalan maju dan mundur secara bergantian.(detikHealth)

Monday, 17 December 2012

Melaksanakan Diet Sehat Ini Bikin Tubuh Ramping

detail berita

Buah sebagai menu diet (Foto: Magforwoman) - Bukan rahasia lagi bahwa buah-buahan memiliki kandungan nutrisi yang baik untuk tubuh Anda. Salah satu manfaatnya ialah membantu Anda menurunkan berat badan dan menyukseskan program diet Anda.

Anda tentu akan bosan dengan menu diet Anda yang hambar dan tidak menarik. Sudah saatnya Anda mengganti menu diet Anda dengan asupan nutrisi dari buah-buahan yang punya nilai gizi tinggi. Berikut ini alasan Anda harus menambahkan buah-buahan dalam menu diet Anda, seperti dilansirMagforwoman.

Buah-buahan mengandung phytochemical
Tubuh Anda akan menerima kurang dari kandungan nutrisi normal ketika Anda diet. Buah akan menjadi cara yang bagus untuk mengimbangi kekurangan ini dengan menyediakan tubuh dengan phytochemicalyang memberikan nutrisi tambahan bagi tubuh Anda.

Buah adalah makanan rendah kalori
Buah-buahan merupakan makanan rendah kalori yang merupakan menu lezat dan menyenangkan bagi setiap wanita yang ingin menurunkan berat badan. Anda dapat mengganti sarapan dengan semangkuk buah segar dicampur dengan yoghurt rendah lemak. Tidak mengherankan bahwa buah-buahan akan menjadi bagian penting dari diet Anda.

Cara yang bagus untuk tetap terhidrasi
Kita tahu bahwa diet Anda akan mengurangi  asupan dari makanan. Belum lagi dikombinasikan dengan beberapa latihan fisik. Ladies, apakah Anda mengandalkan minuman botol atau kaleng untuk menjaga diri tetap terhidrasi? Kenapa tidak Anda mengganti minuman tersebut dengan jus buah segar? Selain menjaga Anda terhidrasi, jus buah akan menjadi sumber yang baik dari vitamin dan mineral yang akan membantu Anda untuk mencapai tujuan penurunan berat badan lebih cepat.

Buah menambah variasi untuk setiap program diet
Banyak dari wanita yang menjalani diet enggan untuk mengunyah sayuran rebus dan makanan rendah lemak sepanjang hari. Di sinilah buah bisa menjadi pilihan menu diet Anda. Jika Anda ingin makan makanan manis, kenapa tidak memilih jambu biji segar, buah pir atau pisang yang juga akan memberikan Anda energi. (Okezone)

Thursday, 13 December 2012

Memanfaatkan Diet TLC

tujuh Diet TLC (Therapeutic Lifestyle Changes) biasanya dilakukan untuk membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan mengurangi risiko penyakit kardiovaskular. Kunci dari jenis diet ini adalah mengurangi asupan lemak, khususnya lemak jenuh serta mendapatkan lebih banyak serat.

Secara jelas diet TLC ini dirancang untuk meningkatkan kadar kolesterol baik dan bukan menurunkan berat badan. Tapi ada juga penelitian yang menunjukkan secara umum diet rendah lemak juga bisa membantu penurunan berat badan.

Para ahli mengungkapkan diet ini baik untuk membuat jantung sehat. Ini karena pola makan yang menekankan pada buah, sayuran dan whole grain, tapi cenderung sedikit lemak jenuh dan garam. Cara ini baik untuk menjaga kolesterol dan tekanan darah normal, sehingga risiko gangguan jantung menurun.
Sampai saat ini tidak ada indikasi risiko efek samping serius yang mungkin muncul, dan pola makan dari diet TLC ini aman dilakukan untuk anak-anak maupun remaja.

Langkah yang dilakukan dalam menerapkan diet TLC
Mulailah dengan memilih target kalori, kemudian memangkas asupan lemak jenuh hingga kurang dari 7 persen per hari yang berarti mengurangi susu lemak tinggi, mentega dan daging berlemak.
Pada diet ini seseorang juga diminta mengonsumsi banyak buah-buahan, sayuran, biji-bijian, produk susu rendah lemak atau tanpa lemak, ikan serta daging unggas seperti ayam tanpa kulit.
Setiap hari disarankan mengonsumsi daging tidak lebih dari 5 ons, termasuk ayam tanpa kulit atau ikan, minum 2-3 porsi susu rendah atau tanpa lemak, makan 4 porsi buah-buahan, 3-5 porsi sayuran, serta biji-bijian, pasta, sereal atau nasi.
Asupan serat terutama yang terdapat dalam sayuran, buah kacang-kacangan dan biji-bijian adalah sumber utama yang patut didorong pada orang diet TLC, kebanyakan dalam menu harian terdapat 40-50 gram serat.
Dalam diet TLC protein yang dikonsumsi 15 persen dari kalori harian protein (biasanya disarankan 10-35 persen). Konsumsi garam turut dibatasi agar tidak berlebih, perhatikan asupan kalium dan kalsium agar otot di pembuluh darah bisa bekerja dengan baik.
Sumber : health.usnews

Inginkan Diet Kilat Bisa Saja Sukses, Asal…

Sportsbycolin -  Ada orang yang susah sekali menurunkan berat badan, ada pula yang gampang melakukannya. Anda mungkin pernah melakukan diet ketat agar saat menikah bisa tampil langsing dalam busana pengantin.

Para pemain film dan model seringkali juga harus segera menurunkan berat badan karena "kejar tayang" jadwal syuting atau peragaan busana yang mengharuskan mereka tampil lebih langsing.

Para model Victoria's Secret punya pengalaman yang sama. Banyak dari mereka yang harus melangsingkan badan usai melahirkan, karena harus tampil memeragakan lingerie. Tahun lalu, Adriana Lima mengungkapkan latihan keras yang dilakukannya agar siap tampil dalam kondisi prima. Ia berlatih dua kali sehari, dan hanya mengonsumsi protein shakeselama sembilan hari. Kemudian, selama 12 jam terakhir sebelum show ia tidak mengonsumsi cairan sama sekali.

Namun kebiasaan "deadline dieting" seperti ini, membatasi asupan makanan dalam waktu singkat untuk mengejar eventtertentu, tidak disarankan oleh pakar nutrisi Jessica Tzvetkoff. "Diet kilat itu sangat berbahaya, dan sangat tidak berhasil dalam penurunan berat badan dalam jangka panjang. Ketika Anda menghilangkan makanan utuh dari diet Anda, dan tubuh kekurangan nutrisi penting, metabolisme akan melambat karena tubuh mencoba bertahan pada lemak tubuh agar tidak kelaparan," katanya.
Memang, dalam jangka pendek, diet kilat ini bisa saja berhasil. Tetapi Tzvetkoff menyarankan agar Anda tidak mudah terkecoh. Soalnya meskipun awalnya berat badan memang turun, yang hilang sebenarnya berat air, bukan lemak. Hasilnya pun tidak bertahan lama.

"Lagipula, diet kilat itu tidak menyenangkan. Bisa menyebabkan dehidrasi, jantung berdebar, diare, pusing, dan lekas marah," tambahnya. "Itu hanya dalam jangka pendek. Efeknya dalam jangka panjang bisa meningkatkan risiko penyakit jantung maupun ginjal dan kondisi liver yang buruk."
Nah, begitu Anda kembali ke pola makan yang lama (karena jarang ada orang yang bisa makan sayuran atau buah saja selama hidupnya), Anda tak hanya akan mengembalikan berat badan tetapi juga akan menambah lebih banyak lagi.
Bagaimana kalau kita memang terpaksa harus menurunkan berat badan dalam waktu cepat, adakah cara yang aman dan bertahan lama?
Menurut Tzvetkoff, tahan lama sih bisa saja, tetapi tidak bisa dalam waktu singkat.
"Waktu yang realistis untuk menurunkan berat badan itu 12 sampai 20 minggu, supaya tetap dalam kondisi itu selamanya. Turun 0,5 sampai 1 kg per minggu itu target yang realistis," katanya. (KOMPAS.com)

Tuesday, 11 December 2012

Jangan Remehkan Kondisi ini, Kadang Sakit Pinggang Indikasi Masalah Kesehatan Serius

tujuh Dalam kehidupan sehari-hari kerap ditemukan orang yang mengeluhkan sakit pinggang. Namun jangan dianggap remeh karena terkadang sakit pinggang justru memberikan indikasi masalah kesehatan yang lebih serius.

Menurut Adj A/Professor Hee Hwan Tak, Direktur Medis di bagian Centre for Spine & Scoliosis Surgery (Pusat untuk Bedah Tulang dan Skoliosis) pada Singapore Medical Group, sakit pinggang yang berulang-ulang bisa jadi tanda saraf kaki sudah rusak. Nah, sakit tersebut muncul karena otot di bagian pinggang melakukan pekerjaan yang lebih banyak untuk menggerakkan kaki ke depan, karena kondisi kaki yang sudah melemah.

"Kondisi ini biasanya terjadi pada orang-orang di usia yang produktif, antara usia 29 sampai 49 tahun. Sering kali mereka tidak mengerti mengapa mereka merasa seperti orang tua atau kakek mereka yang sudah tua," jelas Tak dalam keterangan tertulisnya kepada detikHealth dan ditulis Rabu (12/12/2012).
Pengajar di fakultas kedokteran National University of Singapore dan berspesialis di penyakit dan kelainan tulang belakang ini menjelaskan sakit yang paling sering terjadi di tulang belakang adalah bagian pinggang dan bagian leher. Hal ini karena dua bagian tersebut adalah bagian yang paling sering bergerak.

Bagian pinggang merupakan bagian yang paling tertekan pada saat seseorang duduk atau mengangkat barang, sehingga gampang rusak. Bagian pinggang juga menahan berat sebagian besar tubuh sehingga sangat rentan terhadap sakit yang disebabkan oleh cedera atau masalah lainnya.
"Penderita sakit pinggang mungkin juga merasakan sakit yang menjalar ke salah satu atau kedua bagian pantat ataupun kakinya sesuai dengan distribusi saraf skiatik. Saraf skiatik adalah saraf terpanjang di bagian tubuh," jelas Tak.
Nah, saraf ini merupakan saraf utama yang mengantar impuls untuk pergerakan otot dan perasaan yang dimulai dari bagian pinggang ke bagian paha sampai pada kaki bagian bawah. Untuk mengetahui penyebab sakit pinggang secara tepat tidaklah mudah. Kondisi otot yang lemah, masalah sendi, otot dan ligamen yang sobek dapat menjadi penyebab umum dari sakit pinggang.
"Herniated disc atau Slipped disc atau dikenal juga dengan HNP (Herniated Nucleus Pulposus) juga bisa menyebabkan sakit pinggang. Penyebab lain adalah posisi duduk yang lama, pemakaian sepatu hak tinggi, postur tubuh tetap, kegemukan dan pinggang yang tegang karena posisi mengangkat yang tidak benar," papar Tak.

Sakit pinggang ada beberapa macam:
- Akut, sakitnya hanya beberapa hari sampai beberapa minggu.
- Kronis, rasa sakit berlanjut lebih lama dari tiga bulan
Umumnya sakit pinggang tidak membahayakan jiwa seseorang. Akan tetapi jika Anda mengalami sakit pinggang kronis atau yang timbul berulang-ulang, sebaiknya berkonsultasilah ke dokter. Tumor tulang belakang, infeksi, retak pada tulang, rusaknya saraf, osteoporosis, radang sendi, atau sakit yang disebabkan oleh organ lain seperti ginjal bisa menjadi penyebab.
Faktor-faktor yang bisa menyebabkan sakit pinggang:
1. Penggunaan otot pinggang yang berlebihan
2. Otot yang tegang
3. Cedera pada otot atau ligamen yang menyokong tulang belakang
4. Penyakit atau kelainan tulang belakang
5. Usia lanjut yang menyebabkan degenerasi diskus tulang belakang
6. Pernah cedera tulang belakang sebelumnya
7. Pekerjaan yang menuntut fisik yang memerlukan pembungkukan dan pengangkatan yang berulang atau posisi duduk dan berdiri yang lama.
8. Kegemukan
9. Postur yang jelek
10. Tidur di kasur yang lembek
11. Olahraga yang harus memutar bagian pinggang seperti golf
12. Penyakit tulang atau sendi (seperti osteoporosis dan radang sendi)
13. Penyakit infeksi (seperti meningitis tulang belakang)
14. Kehamilan
Intensitas sakit pinggang bervariasi mulai dari sakit yang hanya sedikit yang tidak begitu terasa sampai sakit yang tak tertahankan. Rasa sakit ini bisa timbul secara tiba-tiba tanpa peringatan atau muncul secara perlahan-lahan.
Sakit pinggang tidak selalu menjalar ke bagian kaki. Rasa sakit yang bersifat lokal biasa disebut pegal, tegang, nyeri, perasaan otot yang berdenyut atau tertarik. Biasanya rasa sakit ini akan lebih parah kalau yang bersangkutan membungkuk, duduk, jalan atau berdiri terlau lama di posisi yang sama.
Jika rasa sakitnya berasal dari saraf yang tertekan akibat 'herniated disc' atau HNP, maka yang bersangkutan akan merasa sakit yang ringan di bagian panggul atau bagian dari kaki, atau perasaan kesemutan di bagian-bagian ini. Rasa sakit akan bertambah parah pada saat bersin atau batuk. Biasanya rasa sakit ini terjadi pada satu kaki, tetapi bisa menjalar ke dua kaki jika diskus menekan saraf yang berakar ke kedua kaki.
Pengobatan untuk sakit pinggang:
1. Olahraga yang benar
2. Istirahat
3. Terapi panas dan dingin
4. Latihan postur tubuh
5. Turunkan berat badan
6. Kurangi stres dan latihan untuk rileks
7. Obat
8. Manipulasi tulang belakang
Dijelaskan Tak, untuk sakit pinggang yang parah, kadang-kadang diperlukan tindakan operasi seperti:
1. Nucleoplasty
Nucleoplasty adalah prosedur dengan memakai jarum di mana kateter radiofrekuensi dimasukkan ke diskus yang rusak. Dengan memakai energi radiofrekuensi, jaringan diskus akan luluh sehingga diskus yang tadinya menekan saraf menjadi menyusut. Dengan demikian rasa sakit akibat saraf yang tertekan itu akan hilang atau berkurang. Prosedur ini hanya memakan waktu 1-2 jam sehingga pasien dapat pulang pada hari yang sama.
2. Lumbar Spinal Fusion
Operasi ini dianjurkan untuk 'slipped disc' yang sudah berulang, degenerasi diskus yang parah atau keretakan di tulang belakang. Operasi ini dirancang untuk menghentikan gerakan bagian tulang belakang yang cedera, mengurangi sakit yang berasal dari sambungan tulang.
Operasi ini dapat dilakukan dengan cara sayatan minimal. Dokter akan memutuskan untuk memakai titanium metal screws atau 'cage' (silinder tulang) yang akan dimasukkan ke dalam ruang diskus yang sebelumnya sudah dikeluarkan dengan teknik minimal invasif. 'Metal cage' ini akan diisi dengan jaringan tulang pasien sendiri dari bagian pelvis atau tailbone. Jaringan tulang inilah yang akan digunakan untuk proses fusi tulang di bagian tersebut.
3. Artificial Disc Replacement
Sebelum operasi untuk mengganti diskus yang rusak, dokter akan melakukan diskografi. Sejenis cairan untuk radiologi akan disuntik ke bagian tengah diskus untuk mengetahui tingkat kerusakan diskus tersebut. Reaksi pasien juga akan membantu untuk mengetahui diskus mana yang menyebabkan rasa sakit.
Dengan menggunakan sinar x secara bersamaan, diskus lama yang rusak akan diangkat secara keseluruhan sehingga saraf terbebas, selanjutnya dimasukkan diskus buatan yang terbuat dari kombinasi metal (Titanium atau kobalt/krom) dan plastik.
4. Dynamic Stabilisation
Dengan cara ini tulang belakang akan dipasang 'Spacer' di antara bagian 'Spinous Process' tulang belakang atau sekrup vertebra disambung dengan batang yang fleksibel. Cara ini tidak akan menyatukan atau mengunci segmen tulang belakang secara total sehingga mempertahankan fleksibilitas.
Alat Dynamic Stabilisation yang dipasang ini ikut membantu menahan beban di bagian tulang belakang yang dipasang dan juga mencegah pergerakan yang berlebihan di bagian itu. Prosedur ini memberikan alternatif lain selain Spinal Fusion.(detikHealth)

Friday, 7 December 2012

Risiko dan Potensi Diabetes Telah Mengintai Seseorang Sejak Dalam Kandungan

Diabetes dikenal sebagi penyakit yang disebabkan oleh gaya hidup yang tidak sehat dan pola makan yang buruk. Sebuah penelitian menyatakan bahwa risiko diabetes telah diperoleh seseorang sejak dalam kandungan karena kesalahan diet sang ibu.

Menurut para peneliti, lebih dari setengah dari wanita hamil kurang mampu memenuhi kebutuhan nutrisi selama kehamilan. Padahal pemenuhan nutrisi tersebut diperlukan untuk melindungi bayi sejak masih dalam rahim terhadap kadar glukosa tingkat tinggi dan resistensi insulin.
Francisco J. Sanchez-Muniz, peneliti dari Complutense University of Madrid dan salah satu penulis penelitian menjelaskan bahwa bayi dalamrahim dapat merasakan dampak baik maupun buruk makanan apa saja yang dimakan oleh ibu selama hamil.

Penelitian menemukan bahwa ibu yang makan diet tinggi karbohidrat dan lemak jenuh selama kehamilan, melahirkan bayi yang memiliki tingkat glukosa yang lebih tinggi dan penanda resistensi insulin dalam darah tali pusat bayi.
"Hasil penelitian yang kami lakukan menunjukkan bahwa bayi telah memiliki risiko diabetes sejak dalam rahim karena ibunya tidak mengubah pola makan ketika hamil," kata Sanchez-Muniz, pemimpin penelitian, seperti dikutip dari emaxhealth, Sabtu (8/12/2012).
Hasil penelitian tersebut kemudian dipublikasikan dalam European Journal of Clinical Nutrition. Sangat penting bagi ibu hamil untuk menyadari pentingnya makan makanan yang baik untuk kesehatan ibu dan bayi.

Studi lebih lanjut harus dilakukan untuk memahami bagaimana anak-anak yang lahir dengan tingkat glukosa darah yang telah tinggi, berkembang dari waktu ke waktu. Kemudian studi juga perlu menemukan cara yang tepat untuk menghindari, atau setidaknya mengurangi perkembangan diabetes.
Temuan ini menegaskan pentingnya diet sehat selama kehamilan yang dapat mempengaruhi perkembangan pankreas janin yang berfungsi mengendalikan sekresi insulin. Pencegahan diabetes dapat dimulai sejak seseorang masih dalam kandungan. Makan makanan yang sehat selama kehamilan akan mengurangi risiko diabetes pada anak di masa depan.(DtkH)

Friday, 23 November 2012

Inilah Nutrisi Alami untuk Rambut Lebih Sehat

Layaknya tubuh, rambut juga perlu nutrisi agar tetap terjaga keindahannya. Menurut penelitian, rambut tumbuh sekitar seperepat hingga setengah inci setiap bulan. Dasar dari pertumbuhan rambut adalah nutrisi yang kita makan. Berikut beberapa jenis makanan yang mengandung nutrisi bermanfaat untuk rambut:

1. Produk susu
Protein dalam susu bisa membuat rambut lebih kuat. Sebaiknya pilih produk susu yang rendah lemak, seperti keju dan yoghurt.

2. Salmon
Menurut ahli gizi asal Los Angles, Andrea Giancoli, lemak esensial Omega-3 dapat membuat kulit kepala lebih sehat. Ikan Salmon merupakan salah satu makanan yang kaya lemak sehat Omega-3.

3. Daging merah
Wanita lebih sering mengalami masalah kerontokan rambut. Menurut dermatologis asal California, Paradi Mirmirani, hal tersebut disebabkan kurangnya asupan zat besi di tubuh. Untuk mendapatkan zat besi yang cukup, santaplah daging merah.

4. Gandum utuh
Gandum utuh memiliki kandungan zat besi dan vitamin B yang tinggi. Kedua nutrisi itu dapat membuat volume rambut lebih tebal.

5. Sayuran hijau
Sayuran hijau, seperti bayam, brokoli dan sebagainya kaya akan vitamin A dan C. Vitamin itu mempengaruhi produksi sebum di kulit kepala sehingga menjaganya dari kekeringan. Rambut pun tidak mudah patah dan rapuh.

6. Telur
Telur mengandung biotin dan vitamin B. Nutrisi tersebut bisa menjaga kesehatan kulit kepala secara total dan membuat akar rambut lebih subur. (Metrotvnews.com: Wtr4)

Product Guide

Cassia Seed

 

Ganoderma Lucidum

Cassia SeedBiji kayu manis (Cassia seed) berasal dari tanaman yang pohonnya tegak lurus yang sering disebut kayu manis atau jue ming zi dan  merupakan tanaman asli dari daerah tropis. Jenis tanaman ini sangat …

 

Apa Itu Ganoderma Lucidum?Ganoderma lucidum juga disebut Língzhi (Bahasa tradisional Cina; Jepang: reishi; Korea: yeongji) adalah nama untuk sejenis jamur, dan keluarga dekat nya adalah Ganoderma tsugae. Ganoderma lucidum mendapatkan penghargaan khusus di Asia, …

UV Cut (Sun-Block Lotion) (D38)

 

Spirulina Tablet (A06A)

UV Cut (Sun-Block Lotion) (D38)UV Cut (Sun-Block Lotion) (D38) – Rp 75.000,- (50 gram/botol)

Mengandung bahan dasar UV Cut fitting whitening capsule, Ultra Fine Zinc Oxide, Moroccan ice Mint, dan Ice Algae, UV Cut ini dapat menangkal sinar matahari yang …

 

Spirulina Tablet (A06A)Spirulina Tablet (A06A) – Rp 166.000,- (200 tablet/botol)

Terbuat dari Ganggang Spiral (Spirulina), yang sangat terkenal akan kandungan gizinya yang amat tinggi.
Penelitian WHO mengatakan bahwa gizi dari 1 gr ganggang spiral, setara dengan 1000 gr gizi …

World Slimming Capsules(A44B)

 

Collagen (A23A)

World Slimming Capsules (A44B) – Rp 213.900,- (60 kapsul/botol)

Masalah kegemukan sudah menjadi masalah yang bersifat mendunia. Dapat diet dengan aman merupakan sebuah pertanyaan yang sangat penting....

 

Collagen (A23A)Collagen (A23A) – Rp 252.000,- (100 softgel/botol)

Kolagen adalah nutrisi yang sangat dibutuhkan oleh kulit untuk dapat terus meregenerasi sel-selnya, sehingga kulit tampak lebih elastis, berseri dan sehat.
Produk Collagen ini terbuat dari kolagen alami, minyak nabati …

Registrasi Anggota



Nama *
Alamat *

Tulis Alamat Jalan

Nomor & RT-RW

Kota

Propinsi

Kode Pos

Pilih Negara
Tempat Lahir
Tanggal Lahir

MM
/
DD
/
YYYY
Email *
Nomor Tlp/Flexi/HP *
Nama Bank *
Nomor Rekening *
Menyetujui Ketentuan Keanggotaan *
 Ya, Saya Setuju 
Upload a File (Photo Copy KTP/SIM)
Image Verification
captcha
Please enter the text from the image:
[Refresh Image] [What's This?]